Menebar Kebaikan melalui Nazar

Menebar Kebaikan melalui Nazar

Pada awal pekan di bulan Oktober Tebar Aqiqah kembali menerima order dari konsumen. kali ini dari Ibu Mardiana yang beralamat di Villa Pamulang Tangerang Selatan.

Nazar yang dilakukan oleh Keluarga Ibu Mardiana dalam rangka tasyakuran puteranya yang bernama Muhammad Rayhansyah Jasin karena telah diterima di Madrasah Aliah Negeri Insan Cendekia Serpong.

Tasyakuran Nazar dilaksanakan oleh LDS Al-Izzah Kediri yang dipimpin oleh Bapak Taufik sebagai mitra pelaksana. Pelaksanaan nazar pada tanggal 5 Oktober 2017 berlokasi di Desa Sukarejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Adapun untuk prosesi masaknya dimulai dari persiapan Tim Dapur pada hari Kamis pagi tanggal 05 Oktober 2017 jam 08.00 wib. Bu Kati (Koordinator Dapur) terlihat sibuk memberikan pengarahan ke anggotanya dalam memasak daging kambing segar. Bumbu-bumbu telah siap diproses, daging, tulang-tulang dan jeroan kambing telah diiris dan dipotong.Tak lama kemudian mereka segera bekerja, mulai tercium bumbu sedap yang menggoda selera makan. Mereka mengerjakannya secara profesional dan cekatan. Mulai dari menu sate dan gule yang menggugah selera untuk mencicipinya.

Masakan dikirimkan ke Tempat pelaksanan acara jam 16.00 wib. yang nantinya akan dihidangkan waktu pelaksanaan acara pada jam 17.00 wib.
Sekitar pukul 15.30.00 wib, anak anak mulai hadir di tempat acara. Mereka datang dengan sepedah pancal sendiri sendiri dan ada pula yang diantar orangtua nya. Tempat pelaksanaan aqiqah berupa lesehan di Rumah ibu Maesaroh salah satu pengurus panti asuhan budi mulia desa Sukorejo.

Jumlah pemetik manfaat ada 50 peserta terdiri dari anak-anak yatim dan anak dhuafa serta orang dewasa (sebagian besar dhuafa di lingkungan masyarakat sekitar), setelah siap dan sudah datang semua, acara tasyakuran Nazar dimulai. Acara diawali dengan pembukaan oleh ustadzah Maesaroh sekaligus pengenalan terhadap keluarga bapak Dalyuzar Jasin yang akan di doakan pada saat acara nanti kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh ustadz M. Taufiq dan diteruskan dengan do’a oleh Ibu Maesaroh.

Dalam sambutanya Ustadz Taufiq menyampaikan tentang pengertian Nazar dalam pandangan Islam yaitu janji seseorang kepada Allah untuk melakukan suatu hal, jika apa yang ia harapkan terpenuhi atau terkabulkan. Nazar ada dua. Yaitu nadzar mutlak dan nadzar mu’allaq atau bersyarat. Nadzar mutlak yaitu nadzar yang diucapkan secara mutlak tanpa dikaitkan dengan hal lain atau tanpa syarat. Seperti “lillahi ‘alayya” (wajib atasku untuk Allah) berpuasa satu minggu. Sedang nadzar Mu’allaq atau bersyarat adalah nadzar yang akan dilakukan jika mendapat suatu kenikmatan atau dihilangkan suatu bahaya. Seperti “Jika Allah menyembuhkan penyakitku ini, aku akan berpuasa tiga hari”.
Hukum menunaikannya adalah wajib bagi kedua nadzar tersebut sesuai dengan Hadits bukhori yang artinya : “Barang siapa yang bernadzar untuk taat pada Allah, maka patuhilah nadzar tersebut”.

Lebih lanjut Bpk. Taufiq menjelaskan bahwa nadzar Bapak Dalyuzar Jasin adalah termasuk nadzar Mu’allaq atau nadzar bersyarat. Dimana nadzar bapak Dalyuzar Jasin adalah “bila putranya Muhammad Rayhansyah Jasin masuk Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong, maka beliau akan menyembelih kambing dan di peruntukkan bagi anak anak yatim dan dhuafa”. Maka dari itu acara yang berbahagia hari ini adalah nadzar yang sangat mulia dari keluarga Bapak Dalyuzar Jasin. Mari kita doakan agar keluarga bapak Dalyuzar Jasin menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, diberikan rizki yang banyak dan diberikan kesehatan serta putranya Muhammad Rayhansyah Jasin diberikan ilmu yang bermanfaat dan menjadi anak yang sholeh dan berguna bagi nusa bangsa dan agama. amiin

Lebih lanjut Bpk Taufiq menyampaikan ucapan terimakasih kepada keluarga Bapak Dalyuzar Jasin yang mempercayakan tasyakuran nadzarnya di lingkungan masyarakat desa Sukorejo, karena dengan adanya tasyakuran ini, masyarakat desa sukorejo dapat menikmati hidangan sate bakar dan gule yang mungkin hanya bisa dinikmati setahun sekali oleh masyarakat di lingkungnnya.

Acara selanjutnya adalah doa bersama yang dipimpin oleh Ibu maesaroh.. Dimana doa bersama ini ditujukan kepada keluarga bapak Dalyuzar Jasin dan ibu Mardiana serta putranya Muhammad Rayhansyah Jasin. Doa dilakukan dengan hidmat dan penuh khusuk baik yang dilakukan anak anak yatim dan dhuafa serta masyarakat sekitar.

Setelah doa selesai dilanjutkan dengan makan bersama. Anak anak merasa senang dan bahagia ketika makan bersama. Terlihat dari raut wajahnya yang tertawa dan tersenyum dan kadang saling canda dengan teman temannya. Bahkan ada yang mau nambah makannya. Sungguh bahagia melihatnya. Mudah mudahan ini akan terulang tahun depan. Setelah makan bersama dilakukan foto bersama.

Alhamdulillah dalam acara Tasyakuran Nadzar ini suasana keakraban kehangatan dan kebahagiaan sangat terasa dalam acara tersebut. Semoga kegiatan semacam ini menjadi rutinitas yang membawa kepada uswatun hasanah dan mempererat silaturrahim sesama muslim.

Share this post

Comments (3)

  • Heru Reply

    Mantab, semoga makin barokah. Ternaknya dari mitra yang dibina sendiri ya?

    23 October 2017 at 17:44
    • Tebar Aqiqah Reply

      Terima kasih atas komennya. Benar kita ambil ternak dari mitra yang kita bina.

      25 October 2017 at 11:23
    • Tebar Aqiqah Reply

      Amin… Betul sekali pak Heru, ternaknya berasal dari mitra kami yang dibina.

      27 February 2018 at 14:57

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.